Kumparan. Keputusan Sunu eks Matta Band untuk berhijrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya tak hanya setengah-setengah. Selain meninggalkan popularitasnya sebagai vokalis grup musik ternama, Sunu juga mulai mengubah penampilannya lebih religius.
Padahal jauh sebelum berhijrah, Sunu selalu mengikuti gaya dari para idolanya, salah satunya Kurt Cobain.
"Kalau dulu idola saya Justin Timberlake dan Kurt Cobain. Sampai saya ikuti gaya-gayanya. Kalau di industri hiburan itu kan selalu ikuti apa yang disuka, jadi tiap hari saya menggunakan apa yang disukai idola saya. Sampai saya hapal sepatu yang digunakan idola saya, kacamatanya apa. Kalau Kurt Cobain, suka pakai baju nenek," kenang Sunu ketika dihubungi kumparan melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.
Setelah berhijrah, penampilannya pun berubah. Sunu juga mempunya idola yang berbeda dari sebelumnya. Ia mengikuti sunah nabi.
"Setelah berhijrah, idola saya pun berubah jadi Nabi Muhammad SAW. Kenapa dikatakan di Alquran, Allah ciptakan insan terbaik, bibir terbaik, dan mata terbaik yakni Nabi Muhammad SAW dan apabila mengikuti nabi ada jaminan. Katanya, barang siapa yang mengamalkan sunahku, maka beliau mencintaiku, maka nirwana di tangannya. Dari situ saya mulai ikuti," kata Sunu.
Pria berusia 36 tahun ini pun secara pelan-pelan meninggalkan semua penampilannya terdahulu. Ia mulai menumbuhkan jenggot di wajahnya dan kerap mengenakan sorban serta gamis.
"Katanya Nabi Muhammad SAW ada jenggotnya ya udah saya ikutin , meskipun tidak panjang yang penting ada identitasnya. katanya Nabi Muhammad pakai tutup kepala, pakai sorban ya udah kesannya saya pakai peci dan sorban. Kadang jika mepet banget pakai topi biasa aja yang penting nutupin kepala. Katanya nabi Muhammad SAW jika pakai celana ini di bawah mata kaki ya udah saya ikutin juga. Katanya baju yang beliau sukai baju gamis, jadi ya udah saya jika salat pake baju gamis," lanjutnya.
Setelah kesannya benar-benar behijrah, salah satu personel grup Medina ini juga sempat mencicipi aneka macam pengalaman spiritual dalam hidupnya. Tepatnya, ketika ia kehilangan harta miliknya yang sudah berbulan-bulan hilang.
"Saya bilang pemberian Allah itu selalu yang paling baik itu saya mengalami banget. Saya kehilangan sesuatu menyerupai STNK, Iphone, dan Apple Watch. Makara pas saya hilang sesuatu saya salat 2 rakaat dan benaran semua balik. Apple Watch saya yang sebulan ketinggalan di hotel balik lagi, STNK kendaraan beroda empat yang hilang 3 bulan juga ketemu lagi. Kalau Allah itu kan punya cara yang beda ya, bukan alasannya yakni turun dari langit," bebernya.
Lantas menyerupai apa Sunu menjalani pasang surut kehidupan sesudah berhijrah?
"Standar aja seorang yang berhijrah, meskipun orang yang tidak berhijrah banyak kan. Makara jangan ada pikiran jika saya hijrah, enggak punya duit. Makara enggak ada hubungannya. Allah itu memilih rizki, jodoh, maut, semua sudah ditentukan Allah," katanya.
"Mau tidak mau saya harus ambil keputusan. Agama ini mudah, jika tidak gampang itu bukan agama, dan seiring berjalannya waktu akan diberitahu baiknya bagaimana. Waktu kemarin saya meninggalkan dunia keartisan juga awalnya saya pelan-pelan vakum di band. Makara emang harus ambil keputusan dulu, gres habis itu harus siap," tambahnya menutup pembicaraan.
Sumber :
Buat lebih berguna, kongsi:


